Archive for June 16th, 2008

16
Jun

VGE’z 21st B’day (Thanks 8A)

Pagi itu, 16 Mei 2008, masuk kelas untuk mimpin renungan pagi (Morning Devotion), aku udah ngerasa bahwa anak-anak-ku (kelas 8A) udah punya rencana. cool
Dan bener aja, aku dicuekin abis2an ama mereka. Pas aku coba untuk berinteraksi ama mereka untuk nuntun mereka ke point dari “kotbah mini”-ku, semua pada belaga bego, confuseddan belaga cuek. Yahoo Hidden Smileys-16
Aku tetep kalem, tetep senyum, dan ga marah sama sekali. smug

 

Keluar kelas (mereka) ga ada satupun yg pamit, masuk kelaspun (begitu ganti jam pelajaran) ga ada yg nyapa no talking. Malah ada yg ngasih muka sok sebel, dan buang muka. Aku tetep senyum santai.. smug
 
Pas jam pelajaran aku (Math), cuman ada sekitar 7 orang di kelas (lengkapnya ada 15 murid), sisanya (Indonesian girls) pada ngilang. Dan yg di dalam kelas pada nuntut untuk mendapatkan “free time” time out (ga mau belajar), tanpa mau menjelaskan kenapa mereka menginginkan hal tersebut.
Aku berencana utk tetap ngajar, sampe akhirnya para Korean Girls (yg belom tahu, di kelasku ada 4 Indo girls, 5 Indo boys, 3 Korean Girls, 3 Korean boys) berbaris keluar sambil ber-yell-yell “we don’t want to study”  Yahoo Hidden Smileys-19
Aku suruh masuk mereka tetap ga mau Yahoo Hidden Smileys-27, akhirnya aku ikut keluar utk menggiring mereka masuk kelas lagi, dan pas sampe class hall (depan kelas), Indo girls-nya nongol dengan B’day cake di tangan mereka.
 
Sambil nyanyiin Happy B’day buat aku party, mereka suruh aku tiup lilin, dan kemudian kasih kado. Dasi motif Mickey Mouse n South Park. Dan satu kartu terbuat dari karton yg berisi tanda tangan dan ucapan mereka.
Udah? raised eyebrows
Itu DOANK hadiah mereka?!
Dasi DUA biji doank?! (plus kue tentunya, yg mereka makan juga), dan kartu ucapan ajah?! Surprise

 

NO… Yahoo Hidden Smileys-19

Begitu liat kuenya, aku sadar mereka harus datang lebih pagi dan ngumpetin kue itu supaya ga ketahuan ama aku, dan merekapun akhirnya ngaku (cerita) kalo sempat kena oceh ama para guru angry, waktu mereka mau umpetin di ruang guru, dan akhirnya mereka umpetin di ruang TU (Tata Usaha). Dan juga harus nyari korek api buat nyalain lilin tersebut.
Mereka juga sebelumnya harus pesan kue itu, dan memastikan kue itu jadi pas ulang tahunku, dan mereka juga harus patungan utk membeli kue tsb.
 
Mereka juga harus mem-planning Thinking itu semua di belakang aku. Dont tell anyone (Thanks Yves, Diana, n Letizia..)
Begitu liat dasinya, aku sadar, mereka pasti berusaha untuk milih dasi yg belom aku punya (bagi yg belom tahu, aku punya lumayan banyak dasi yg motifnya lucu2, kebanyakan tokoh kartun), dan itu ga gampang, karena dasiku emang mayan banyak.
Aku sadar, mereka harus luangkan (korbankan) waktu mereka sepulang sekolah, utk janjian on the phone bersama-sama nyari dasi bareng call me, dan utk itu semua, aku sangat bersyukur.. (Thanks Yola, Diana, Yves, n Letizia)
 
Melihat kartunya, aku juga sadar, bahwa mereka harus mengisi itu tanpa sepengetahuan aku selaku wali kelas mereka Dont tell anyone, dan mereka akhirnya cerita bahwa kartu tersebut sempat disita ama guru agama, karena mereka mengisinya pas Chapel (kebaktian sekolah), dan salah satu dari mereka (Letizia) harus mengejar guru tersebut dan memohon Yahoo Hidden Smileys-14 utk tidak diberitahu ke saya. Dont tell anyone
 
…..

…….

…..

 

Kira2 2000 taon yg lalu, ada beberapa orang Majus datang dari Timur datang menjenguk Yesus, dan kemudian mereka memberi-Nya hadiah: emas, kemenyan, dan mur.
Itu doank?!

NO..

 

What they gave is actually their time, their journey, their faith, and their effort. 

 
Ga gampang loh.. berjalan menuju suatu tempat dan mencari sesuatu hanya berpatokan pada Bintang. Dan setahuku waktu itu belom ada teknologi GPS (Global Positioning System) nerd

 

Banyak dari kita kurang menghargai suatu pemberian, karena kita tidak menyadari PROSES di balik itu semua.
 
Liat aja sepiring nasi di atas meja kita, aku rasa kita ga akan segampang itu utk membuangnya kalo kita sadar, betapa besarnya jerih parah para petani utk menanam bibit, mengairi benih tersebut, memastikan padi tsb tumbuh dengan  mendapatkan cukup matahari, memanennya, memisahkannya dari gabah, sampai akhirnya dia jual ke distributor. whew!
 
Dan betapa orang tua kita bekerja keras siang dan malam selama sebulan penuh untuk mendapatkan uang (gaji) guna membeli beras tersebut. whew!

 

Mungkin jika kita mau belajar utk terus melihat PROSES di balik penebusan hidup kita ini, kita tidak akan lagi menjalaninya dengan sia-sia.

Proses yg melibatkan SESEORANG disiksa..
dipermalukan..
dicambuk..
dihina..
disesah..
diludahi..
dikhianati..
ditinggalkan..

 

Yuk belajar guys, utk bisa melihat PROSES di BALIK segala pemberian yg ada di dalam hidup kita ini, sehingga kita bisa lebih menghargainya.

 

When we begin to learn/realize about the PROCESS,

We will start to appreciate the RESULT/PRODUCT more..

 

 

-=VGE=-

 

As usual, feel free to forward this blog link if u feel blessed, and u want others to be blessed as well..

 

NB: Thanks juga utk Yves yg udah ngasih tambahan hadiah pribadi kaca mata hitam cool (I lovee it so much, girl..) Love Struck 

Lau Tze VGE in Class (karena dibilang harus dipake)

, n Diana utk salibnya, plus Raymond, Joshua n Spencer for the chipping in to buy the bRaNDeD Not worthy  n eXpeNSiVe Money Eyes shirt. Big Grin

 

Pliz leave some comments on my “new” style of blogging.

Thanks..

 

GBU all.. wave




VGE?!

VGE's Blog Categories

VGE's past postings

VGE's Calendar

June 2008
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30